MESIN PENENUN
Bagi saya filosofi kartun sesuatu yang lebih komikal. Apa pun cerita dan pesan yang ada dalam kartun tersebut, tentunya ada harapan menyenangkan, memberikan kesan lebih dramatis, dan membuat para penikmatnya "geram". Tak berbeda dengan kehidupan kita di dunia. Banyak orang di luar sana menyebutnya sebuah sandiwara peran. Namun sebagai salah satu pemeran yang tak ingin kalah memberikan semacam "label" kepada kehidupan di dunia. Saya menyebutnya kartun.
Saya bukan orang yang pandai berbicara. Saya sering kalah dalam sebuah pertarungan jika beradu mulut. Dalam setiap momen, saya bukan orang yang mudah mencurahkan segala-galanya. Di luar tampak saya adalah sosok yang suka berkelakar, terbuka, suka menggoda, dan cerewet. Namun di dalam sana, saya adalah orang yang diam, terlalu asyik dengan dunia sendiri di dalam sana.
Sajak Orang kartun merupakan wujud lain dari diri saya yang terlihat dari luar. Perjalanan saya dan khayalan yang saya tuliskan dalam blog ini merupakan sesuatu yang terkadang konyol, terkadang nyata. Ada di dalam diri dan lingkungan saya.
Sajak Orang Kartun adalah ruang yang saya ciptakan sejak saya masih duduk di kelas 1 SMA. Melalui blog yang sudah jarang saya isi ini, kalian bisa menyimak bagaimana transformasi diri saya. Dari gadis-perempuan-wanita.