FIRST LOVE
01.14
I just dream all day. They don’t know what’s wrong with me..
and I’m too shy to say. It’s my first love.. what I’m dreaming of. When I go to
bed. When I lay my head upon my pillow. Don’t know what to do..
yeah, hi :)
April 19, 2012
21.43
Tidak seperti biasanya aku tidur sepagi itu. Hari itu aku hanya merasa kelelahan saja setelah beberapa hari dipenuhi dengan ujian tengah semester. Rasanya sangat lelah. Dengan pelan, aku mulai menarik selimut merah jambu dan meletakan boneka sapi berwarna putih di sebelah kiri dan Leo di sebelah kanan. Lalu beberapa menit berlalu, tibalah aku di pelabuhan mimpi yang biasanya tidak pernah berhasil membuatku tersenyum bahagia. Tetapi, entah mengapa dan apa yang terjadi. Aku merasa malam ini sangat berbeda, segala isi ruangan dalam mimpi ini berbeda. Sangat indah dan membuatku merasa sangat betah dan tak ingin keluar dari alam ini. Aku berjalan menyusuri jalan sepi tanpa arah dengan mengendarai sepeda berwarna kuning. Setelah lelah berjalan, aku memutuskan untuk duduk di bangku taman dan menyandarkan sepeda di pohon. Angin sangat kencang tapi romantis. Beberapa menit kemudian, ada seseorang duduk di sampingku. DIA. Cinta pertamaku...
Dengan jaket warna abu-abunya, dia duduk terdiam dan menatapku penuh senyum. Entah mengapa, aku merasa seperti bunga yang kuncup dan langsung mekar setelah melihat senyuman di wajah manisnya. Aku seperti terbawa angin kencang yang berembus tadi, aku melayang-layang dan ada dia yang menggandeng tanganku. Aku membalas senyumnya dan ia tersenyum penuh arti.
" Di senja yang memerah,
aku merasa tak kuasa untuk terus mengalah..
aku pernah kecewa, terluka, dan mencampakkanmu..
Di senja yang memudar,
kau melukiskan wajahmu di awan..
kau melukiskan hatiku yang dulu kepadamu,
aku jatuh, kau jatuh, dan kita jatuh.. "
Sepintas lamunan tentang kenangan harus memudar saat itu juga, karena kenangan memang memiliki masanya sendiri yaitu masa lalu. Dia membawaku ke suatu tempat. Di tempat yang sepertinya tidak asing bagiku, dia menangis. Dia menangis di pundakku dan dia berkata bahwa ia mencintaiku. Dia memelukku dan aku hampir tidak bisa bernafas karenanya. Adzan subuh membuyarkan pelukannya dan membuatku membuka mata. Dengan sempoyongan, aku bangun dan segera mengambil air wudhu. Aku menggumam, apa yang terjadi dan apa yang akan terjadi? DIA! apa yang terjadi denganku, kenapa aku tersenyum sebahagia ini? tapi, aku menangis. Iya, mataku menangis tapi kenapa aku merasa bahagia? Tanpa sadar air mata itu semakin deras mengguyur mataku seusai sholat. Aku melipat mukena serta sajadah dan ku letakan di atas kursi belajarku. Aku melanjutkan tidurku dan berharap aku bisa bertemu dengannya lagi. Ternyata dia kembali memelukku lalu mencium keningku dan masih berkata bahwa ia mencintaiku.
Lalu kami berjalan-jalan dan mengelilingi kota dengan sepeda kuningku.. kami tertawa bahagia bahkan sangat bahagia...
Senja sudah datang dan ia mengantarkanku ke rumah. Sesampainya di rumah, ia menemui orang tuaku dan berkata kepada mereka bahwa ia sangat mencintaiku_________
April 20, 2012
07.30
MIMPI YANG SANGAT INDAH!
Aku bangkit dari tempat tidur dengan semangat dan segera mandi untuk bersiap berangkat kuliah!
Aku tersipu-sipu sepanjang hari dan berharap never stopping untuk kebahagiaan ini!
0 komentar