­
­

Celaka!

20.35

Rasa rindu yang mulai agresif sanggup melemahkan berbagai jenis perasaan yang biasanya tak kalah agresifnya di pagi hari. Rasa mulas di pagi hari, rasa lapar, dan rasa kantuk, rasa-rasanya cuma rumput-rumput liar yang biasanya tak kupedulikan. 

Aku sudah seperti di gorong-gorong selokan. Gelap. Pengap. Bersandar di lengkungan gorong-gorong, berpura-pura menikmati dan membayangkan ini seperti rumah.

Anyir. Penuh sampah. Cacing, bakteri, plankton, dan  jenis makhluk hidup lain yang merasa bahwa ini rumahnya menari-nari mengisyaratkan bahwa ini surga. Celaka!

Ritme ini membingungkan dan membuatku kepalang jalan di tempat.

Celaka! Rasa rinduku bukan lagi kentut yang keluar nakal lalu menghilang terserap udara. Bukan juga pengandaian tentang gelap dan baunya gorong-gorong.


Rasa rinduku adalah pertanda. Pertanda bahwa aku harus memedulikan rumput liar. Aku rindu rumah. 


Jakarta, 01 Juni 2015

You Might Also Like

1 komentar

  1. bentar lagi liburan panjang saat idul fitri

    bisa tuh kembali ke tanah kelahiran, datang ke rumah yang dirindukan

    BalasHapus